Terkait kejadian ini, akhirnya menimbulkan kecurigaan, prasangka atau pun kemungkinan serupa yang juga dilakukan oleh perusahaan lainnya. Seperti dikutip dari PhoneArena (12/9), Nokia kemungkinan juga bukan satu-satunya vendor yang melakukan tindakan kurang terpuji itu. Dan, salah satu perusahaan lain yang juga dicurigai membuat iklan palsu adalah Apple.
Pabrikan iPhone dan iPad asal Cupertino itu beberapa bulan yang lalu diketahui sedang giat-giatnya mempromosikan keunggulan fitur asisten pribadinya “Siri”, yang digunakan pada perangkat iPhone 4S. Seperti Nokia, Apple pun merilis video iklan promosi yang memperlihatkan kecepatan respon yang didapat saat menggunakan Siri.
Kecurigaan ini muncul setelah didapati kenyataan bahwa respon jawaban yang diberikan Siri ternnyata tidak secepat seperti yang digambarkan dalam tayangan iklannya. Menanggapi isu itu pihak Apple berdalih bahwa video iklan Siri itu memang telah diperpendek durasinya via proses editing, sehingga terlihat respon yang diberikan Siri menjadi cepat. Hanya saja alasan ini masih sulit diterima, karena pada kenyataannya Siri memang dinilai tidak sebagus seperti yang diiklankan. Contoh iklan Siri bisa dilihat pada video dibawah ini.
Nah, selepas Nokia dan Apple siapa lagi yang dicurigai bikin iklan promosi palsu?
sumber : http://www.tabloidpulsa.co.id